Jumat, 01 Januari 2016

MACAM-MACAM SETAN MENURUT GUS DUR

Melihat  gejolak MKD - DPR yang menjadi trending topik,  jadi keingetan Gus Dur. Suatu hari, beliau bercerita :

“Setan itu ada macam-macam bentuknya.  Ada setan dari bangsa Jin. Setan jenis ini ngusirnya cukup dibacakan ayat kursi, udah lari. Ada juga setan bentuknya manusia yang nggak mempan kalau dibacakan ayat kursi. Setan jenis ini buat ngusirnya harus dilempar pake kursi, “ di sini kami sudah tertawa.

Beliau melanjutkan, “Ada satu jenis lagi yang aneh... “

“Apa itu Gus?” tanya salah satu dari kami

“ Lha itu setan yang di Senayan, kerjaannya rebutan kursi “ .. ahahaha

Semakin rindu panjenengan Gus ... Love U so much..

https://www.facebook.com/Santapan.Rohani/?fref=photo

Renungan Pagi: JUAL OBRAL SAMPAI HABIS (Copas Mr. Sule YNK Adam)

Apakah kita "menjual habis" seperti yang dilakukan oleh Esau? (Ibrani 12:16). Apakah godaan kekayaan, kekuasaan, gengsi, kedudukan, keamanan, gaya, atau pengakuan dan pujian dari orang lain membuat kita menukarkan kekayaan Allah dengan sepiring makanan?

Esau berusaha mengubah pikiran ayahnya dan memperoleh warisan yang telah direnggut darinya karena ia meremehkan hak kesulungannya, tetapi ia tidak bisa lagi memperbaiki keadaan yang telah dirusaknya. Ia harus hidup dengan keputusan yang diambilnya. Kita juga tidak dapat memutar waktu dan memperbaiki kesalahan yang kita lakukan kepada diri kita sendiri atau kepada orang lain.

Meskipun masa lalu tidak dapat diulang kembali, ada hari baru di hadapan kita, yang dipenuhi berbagai kesempatan dan harapan baru. Allah tidak akan mengubah masa lalu kita, tetapi bila kita bertobat, Dia dapat dan bersedia mengampuni kita serta menaruh kita di jalan yang baru.

Tuhan dapat memberi kita berbagai kesempatan untuk menunjukkan betapa kita sungguh-sunguh menyesali keputusan masa lampau, dan betapa kita ingin melayani-Nya dalam berbagai keputusan kita di hari-hari mendatang. Dia tidak akan pernah mengungkit perbuatan-perbuatan kita yang mempermalukan orang lain dan kita sendiri; perbuatan-perbuatan itu sudah diampuni dan dilupakan untuk selama-lamanya.

Allah akan memberi kita tempat untuk memulai lagi -- untuk mengasihi, melayani, menyentuh orang lain secara mendalam dan kekal bagi-Nya. Ini menunjukkan kebesaran kasih pengampunan Bapa di surga bagi kita.

PENGAMPUNAN ALLAH ADALAH PINTU
MENUJU AWAL YANG BARU

‎​S̤̥̈̊Є̲̣̥LΆ̲̣̣̣̥М̣̣̥̇̊Ά̲̣̣̣̥Τ̣̣̥PΆ̲̣̣̣G̲̣̣̣̥ɪ̣̝̇
⌣̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̥̈̊‎j̅ξs̤̥̈̊ǚs̤̥̈̊ ß̍̍̊l̲̅ξs̤̥̈̊ş̲̣̥ ÿό̲̣̣̣υ̲̣̥˚̷✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̶̭̌⌣

https://www.facebook.com/Santapan.Rohani/?fref=photo

BANGGALAH MENJADI BANGSA INDONESIA (Copas dari Prof ITB)

Punya gunung emas belum tentu menjadi berkah, melainkan juga musibah. Minyak dan emas selalu terkait dengan darah dan nyawa manusia. Cadangan emas dibawah bumi Papua yang saat ini dikelola Freeport masih memiliki cadangan jutaan kilogram emas lagi yang baru habis dieksploitasi pada tahun 2056.

Kontrak Karya (KK) Freeport habis pada 2021. Pernah terjadi MoU antara pemerintahan SBY dan Freeport pada 2009 lalu untuk memperpanjang lagi s/d 2041. Tapi dengan berlindung kepada UU Minerba yg menyebutkan bahwa KK baru bisa dievaluasi 2 tahun sebelum kontrak habis, maka Jokowi membatalkan MoU tersebut.

Amerika kebakaran jenggot. Jika Freeport tidak diperpanjang kontraknya, maka cadangan emas milik Amerika yang menjadi pondasi mata uang Dolar diseluruh dunia bakal rontok. Amerika tetap ingin menancapkan kukunya di Freeport, apapun taruhannya.

Negosiasi ulang KK Freeport baru bisa dilaksanakan pada 2019, dimana Jokowi masih berkuasa s/d Okt 2019.

Opsi Amerika cuma ada 2:
Perpanjang kontrak Freeport (meski ada beberapa penyesuaian) atau hancurkan Indonesia.

Waspadalah!!! Pada kurun 2016 - 2018 bangsa ini bakal diserang issue separatis dan konflik SARA. Kelompok radikal bakal kebanjiran transfer uang Dolar dan Real. Pentolan kelompok intoleran itu aslinya cuma menjalankan peran sebagai event organizer bernama KERUSUHAN. Terima order, terima fulus, bikin kerusuhan disana-sini, dan kirim laporan kepada sang juragan.

Gereja dibakar, masjid dibakar, larangan membangun masjid, larangan membangun gereja, makin berseliweran beritanya di sosial media. Mereka yang ingin beragama tetapi miskin pengetahuan, bakal jadi korban hasutan provokator yang memimpin mereka angkat senjata. Isue Sunni-Syiah yang sukses menghancurkan Suriah dan Irak akan diduplikasi di republik ini.

Aceh dan Papua adalah titik masuk potensial bagi Amerika untuk mensuriahkan NKRI. Para oportunis yang mendompleng kepentingan Amerika bakal berpesta-pora. Parpol-parpol busuk ikut menunggangi kepentingan Amerika untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Dengan konsesi bahwa jika Jokowi terguling dan mereka berkuasa, maka KK Freeport bakal diperpanjang.

Hura hara dan kegaduhan politik makin banyak. Demo buruh dan mahasiswa bakal merajalela. Karena ada bandar besar yang membiayai mereka. Buruh dan mahasiswa adalah obyek penderita dari para aktivis yang melakukan konspirasi dengan parpol busuk yang melacurkan diri kepada Amerika.

Bangsa ini terancam, negeri ini sedang memasuki episode bencana yang sudah didepan mata. Tapi warganya masih sibuk berkelahi akibat aspirasi politiknya yang beda afiliasi. Masih ribut melakukan dikotomi sebagai pendukung Prabowo atau pendukung Jokowi. Sibuk dengan onani politik bersama TV One atau Metro TV.

Banggalah menjadi INDONESIA. Cobalah buka mata hati dan nurani anda, dan sejenak mengesampingkan suku, agama, mazhab atau warna kulit anda. Berpikir dan bertindaklah sebagai warga negara Indonesia.

Negeri tercinta sedang terancam bahaya. Ayo bersatu, ayo saling mendukung. Jangan mau dipecah belah oleh Rambo dan sejenisnya.

Bangsa ini adalah bangsa yang besar dan kaya raya jika warganya bersatu membangun negeri.

https://www.facebook.com/Santapan.Rohani/?fref=photo

MAAFKAN..AKU MELUDAH KE ARAH WAJAHMU YANG MULIA (by. Imam Prasodjo)

Tidakkah kita melihat
Sebuah kebobrokan moral
Kasat mata diperagakan
Integritas begitu unggul bersinar
Bersanding dengan gelapnya kepalsuan

Panggilan "yang mulia" berkali diucapkan
Namun hati begitu terluka mendengar
Karena gelar dan perilaku tak bersesuaian
Karena baju kehormatan disalahgunakan
Dijadikan penutup kebusukan dan kebobrokan

250 juta pasang mata melihat
Tenggorokan begitu kering terjerat
Tak mampu menelan ludah
Melihat kemunafikan di puncak kebejatan

Karena itu yang mulia
Maafkan aku
Kali ini aku tak tahan
Harus meludah ke arah wajahmu
Wajah kepalsuan yang bagiku
Begitu menyebalkan dan memuakkan

#iPras2015
7 Desember