Selasa, 29 Desember 2015


https://www.facebook.com/ChristianTodayInternational/?fref=photo

BUAH KESABARAN (Copas Mr. Sule YNK Adam)

Dua pendaki gunung yang sudah mendaki sampai setengah tebing sebuah gunung. Awalnya mereka tampak sangat bersemangat dan memulai pendakian dengan penuh keyakinan. Namun pada pertengahan jalan, mereka mulai kelelahan.

Pendaki pertama memutuskan untuk berhenti mendaki karena merasa sudah tidak mungkin untuk menyelesaikan pendakian hingga ke puncak. Dia merasa tidak mampu menaklukkan gunung itu.

Berbeda dengan pendaki kedua. Meskipun lelah dia tetap berusaha untuk menyelesaikan pendakiannya. Dia tetap yakin bahwa gunung itu akan berada di bawah kakinya.

Dengan penuh kesabaran, dia mulai memijakkan kaki pada batu-batu yang terjal dan tajam sampai pada akhirnya gunung itupun dia taklukkan.

Dalam perjalanan hidup kita pasti akan menemui sebuah gunung-gunung yang menghadang langkah kita.

Banyak orang yang menyerah terlebih dahulu tanpa sedikit pun mencoba untuk melewatinya.

Orang yang sabar dengan setiap masalah yang terjadi dalam hidupnya dan selalu yakin dia dapat melaluinya, ini adalah ciri-ciri seorang pemenang.

Tidak ada gunung yang tidak dapat ditaklukkan. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Dalam setiap perlombaan pasti akan ada garis finis. Dan apabila kita hidup di dalam Tuhan, maka bersiaplah untuk menjadi pemenang dalam semua tantangan.

"Akhir suatu hal lebih baik dari pada awalnya. Panjang sabar lebih baik dari pada tinggi hati" (Pengkhotbah 7:8)

Seorang pemenang tidak akan mudah menyerah meskipun halangan besar menghadang didepan dan siap ditendang.

"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita" (Roma 8:37)

Pagi, Sukses n God Bless You All..
www.hentorum.blogspot.com

https://www.facebook.com/ChristianTodayInternational/?fref=photo

HARGA LUTUT ANDA RP 200 JUTA, MAKA PELIHARA DAN JAGALAH (Siapa tahu bermanfaat : Copas Dari dr. Handrawan Nadesul)

Dalam Talkshow Jumat lalu di Hospital Expo, saya mengawali apa dasar visi "Sehat Itu Murah" sebagaimana menjadi topik Talkshow. Saya mengawalinya dengan mengangkat ihwal harga sebuah lutut kita apabila kita tidak memelihara dan merawatnya.

Tentu bukan kesengajaan, melainkan tentu karena tidak tahu kalau sendi lutut masih memikul beban bobot tubuh berlebihan, termasuk beban yang harus dipikul pinggang, setelah umur mulai uzur.

Sayangnya, banyak yang tidak tahu, karena memang tidak ada yang memberi tahu, kalau sudah umur kepala 5, sebaiknya tidak memilih jogging, berlari, apalagi lompat. Pengetahuan yang sesungguhnya murah ini, menjadi mahal, kalau bukan sangat mahal, apabila masyarakat tidak tahu, sehingga sendi lutut telanjur rusak. Keliru memperlakukan sendi lutut, akibat masih tetap jogging, berlari, main tennis, badminton, volley, dan aktivitas fisik lain yang membebani sendi lutut. Itu yang saya maksudkan dengan visi sehat itu murah. Oleh karena ongkos mengganti satu lutut yang telanjur rusak akibat tidak tahu seharga Rp 200 juta.

Contoh lain, tidak menginjak kerikil tanpa alas kaki sehingga persarafan telapak kaki menderita radang akibat tertekan kerasnya kerikil yang sangat keras selama memikul bobot tubuh. Alasan bahwa itu sebagai refleksologi tidak bisa diterima akal sehat, oleh karena kalau itu suatu refleksologi, tekanan yang diterima telapak kaki yang hanya menekannya dengan jempol tangan, paling kuat 5 Kg saja tekanannya. Namun apabila berdiri di atas kerikil, tekanan itu seberat bobot tubuh.

Karena tidak ada yang memberi tahu, hanya karena mendengar katanya menginjak kerikil tanpa alas, bisa menyehatkan, maka yang semula maunya supaya sehat, malah jadi korban kerusakan saraf telapak kaki. Akibat buruk menginjak kerikil bisa fascitis plantaris yang terjadi. Murahnya pengetahuan yang memberi informasi tidak menginjak kerikil tanpa alas itu, menjadi mahal kalau kita tidak tahu, yakni seharga ongkos menyembuhkan radang saraf telapak kaki.

Lebih dari hanya itu. Jantung koroner yang mungkin hari ini menyerang, juga sebetulnya tidak perlu terjadi, kalau kita sadar, dan tahu proses penyumbatan dinding pembuluh jantung pada orang yang hari ini terserang jantung koroner sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Kalau saja diberi tahu,bahwa mereka yang berisiko proses penyumbatan itu tengah berlangsung, untuk berupaya menghentikannya, maka serangan jantung itu tidak perlu terjadi.

Hanya dengan cara menyetop proses penumpukan lemak plaque pembuluh darah itu saja, serangan jantung koroner bisa dibatalkan. Harga sebuah cincin stent yang dipasang di jantung sekitar sedikitnya sekitar Rp 50 juta. Kalau harus dipasang lebih dari satu cincin beapa besar beban kocek yang sebetulnya tidak perlu itu. Yang sama bisa kita lakukan sama murahnya, untuk serangan stroke. Stroke sendiri umumnya menyisakan invaliditas kendati punya uang untuk mengobatinya. Apalagi pula kalau yang menimpa kita suatu kanker. Uang dan harta kita pun mungkin belum tentu bisa menebusnya. Padahal kalau masyarakat diberi tahu, waspada dengan pilihan menu. Bahwa pencetus kanker nomor satu lantaran yang kita makan pilihan menu yang keliru.

Jadi masyarakat harus diperkaya oleh semua informasi, pengetahuan bagaimana mampu membatalkan, atau menggagalkan setiap kemungkinan jatuh sakitnya. Kemungkinan jatuh sakit apa saja. Mimpi saya membagikan semua informasi pengetahuan itu yang kini saya sedang saya realisasikan dalam aktivitas seminar atau talkshow, selain menulis buku untuk itu.

Salam sehat,
Dr HANDRAWAN NADESUL.

https://www.facebook.com/ChristianTodayInternational/?fref=photo

Refleksi Diri (Copas Mr. Sule YNK Adam)

Syalom (שָׁלוֹם)...

Ya Tuhan, Hanya Ini Yang Ku Pinta
Ajakan Untuk Me-Refleksi  Diri

Allah hanya ini yg ku pinta...,
- Jgn biarkan aku larut dgn kebanggaan & keberhasilanku semata shg aku mengabaikan jasa, peran serta & doa² org lain.
- Jgn biarkan diriku merasa diri paling hebat shg aku menganggap remeh & rendah org lain.
- Jgn biarkan aku merasa diri paling tahu shg aku jatuh dlm sikap kesombongan diri.
- Jgn biarkan aku merasa diri paling berjasa shg aku tdk menghargai org lain.
- Jgn biarkan aku asyik membicarakan org lain seolah² diriku yg paling benar.
- Jgn juga biarkan aku gampang menghakimi org lain karena hak penghakiman adalah di tangan-Mu.

Allah hanya ini yang aku pinta...,
+ ajar aku utk lebih memahami drpd dipahami.
+ Lebih mengerti drpd dimengerti. + Melayani drpd dilayani.
+ Mencintai drpd dicintai.
+ Menghargai drpd ingin dihargai.
+ Menghormati drpd menuntut utk dihormati.
+ Memberi drpd menerima.
+ Berbuat drpd mengkritik.

Allah hanya ini yang aku pinta...,
semoga aku seperti yg Engkau ingini & bkn seperti yg ku ingini.
Yg Engkau kehendaki & bkn seperti yg ku kehendaki.
Yg Engkau harapkan & bkn seperti yg ku harapkan. Sbab rancanganku bukanlah rancangan-MU. Maka biarkan aku meyakini bhw kehendak-MU lah yg terindah karena Engkau mengenal aku lebih drpd aku mengenal diriku sendiri.

Para sahabat terkasih dlm doamu, kamu sering meminta rejeki & pekerjaan, kesehatan & umur panjang, keharmonisan & kesetiaan dlm keluarga. Alangkah baik juga kalau kamu memohon kekuatan agar semakin bijaksana dlm kehidupan ini. Hidup yg bijak akan menghantarmu utk semakin mengenal dirimu & mengerti org lain. Dgn itu kamu akan mampu bersikap rendah hati, menghargai & bersikap positif thdp org lain serta tentu mensyukuri rahmat sekecil apapun yg kamu terima.

Met pagi  met beraktivitas

Τûђàή Ƴέšΰš ℳέmßέяƙά†ΐ.

https://www.facebook.com/ChristianTodayInternational/?fref=photo